Melayanglah kemari;
Untuk merasakan cinta, kadang kita perlu membentang jarak
Namun bukan menghilangkan jejak.
Cinta teruji bila sendiri,
Seberapa kuat, seberapa tanggap, seberapa ingin, seberapa dingin
Apakah kemarahan dan gejolak mampu menghangatkan atau justru menghanguskan?
Cinta kuat saat ditempa,
Bukan tenang gelombang yang menghasilkan kokoh karang, tapi terjangan badai
Bukan deras hujan yang sanggup mengubah keras batu menjadi serpih debu,
Tapi tetes air yang jatuh lembut tanpa henti, tanpa letih.
Bagaimana mungkin kau bicara cinta, bila tak kau pahami keajaibannya?
Usia tak sanggup membuatnya tua
Maut tak bernyali membunuhnya
Waktu bukanlah denyut nadi cinta, karenanya cinta tak mungkin mati
Cinta itu ilahi...
Melayanglah kemari;
Ketinggian mampu memurnikan nurani: bahwa sejatinya cinta adalah keikhlasan hati atas
Ketidakmampuan untuk bersama, juga kesanggupan menahan keinginan untuk dimiliki pula diakui!
Sebuah Prosa Pendek untuk seseorang yang sangat istimewa
Bekasi, 25 Mei 2012
02:22