Sunday, May 22, 2011

Catatan Waktu







00:30 Selamat  pagi,  ini dini hari. Waktu  yang tepat menjaring kata yang lewat. Atau sekedar  duduk termangu ditemani lagu-lagu yang syairnya berirama mengeluh entah karena sepi atau menghayati

 Aku mengenang dirimu. 30810 21:00 tercatat sebagai waktu yang  bisa kuingat dari sepenggal cerita tentang pengembara yang hanya singgah sebentar dalam pikiranku yang samar. Mengantar cinta, singgah tak lama, dan seperti kapal dengan layar lebar-lebar, mengibaskannya berkali-kali, miring dan tegak lagi, tenggelam dan muncul kembali: Tapi  angin mana yang tak  dapat membaca isyaratnya? bahwa itulah tanda luka dari sebuah senja yang berdarah…?


30hari 20jam dan 30menit serta sekian detik…aku tak kan lupa. Dikau lelaki, dan aku berlari mengejar mimpi. Menabung sekian banyak rencana, tapi lupa membersihkan embun yang menempel di kaca-kaca jendela. Tentang hujan, tentang laut, tentang kabut, …hatiku kalut. Mengapa tak jua kau paham bahwa ukuran cinta adalah percaya dan bukan meyakini yang masih barangkali??


2011-20xx tak ada batas yang sanggup meretas. Waktu hanyalah bunyi dari detak jantungku yang sunyi. Memendam rahasia yang akan terbawa tua seperti warna uban di kepala. Ahh..Kekasih, andai aku   Savitri yang sanggup  memberi makna pada kesetiaan, maukah kau menjelma Sri Paduka  Rama yang rela mengubah keputusan? Keputusan untuk melupakan, melupakan untuk menghancurkan kutukan? ….karena cintaku abadi, cinta yang teruji api.


00:45 ini dini hari.
Tak tau kah kau, aku  purba,karena  pandai menyimpan sejarah. Bila ku habis habisan mencintaimu, jatuh bangun mengejarmu (persis seperti  judul lagu yang di nyanyikan dengan gaya seronok oleh penyanyi dengan bibir medok), rela  memahat kenangan digaris tanganku,…hmmmm, maukah kau tetap menungguku , di kelokan ke3  simpang jalan, pada sebuah cuaca yang mengharukan, tepat di lorong waktu yang panjang…..


kala itu kaki hujan menari di  sudut   pelangi….temuilah aku disana!

1 comment: